20 Jenis Virus Trojan Horse yang Perlu Kamu Ketahui

Teknatekno.con – Hai Teknozen! Kali ini Teknatekno akan membahas tentang jenis-jenis virus Trojan Horse yang perlu kamu ketahui. Trojan menjadi satu dari sekian banyak perangkat lunak jahat (malicious software/malware) yang paling populer dan banyak dipakai untuk kejahatan siber.

Trojan selalu menyerang target dengan menyamar atau memperdaya korban, persis seperti asal-usul namanya. Virus Trojan atau virus Trojan Horse atau sering dikenal dengan “Kuda Troya” adalah simbol kekalahan dari penduduk kota Troya ketika menghadapi pasukan Yunani.

Pasukan Yunani memperdaya penduduk Troya dengan sebuah kuda kayu besar yang di dalamnya ternyata ada pasukan. Pasukan inilah yang memperdaya penduduk kota Troya.

Begitu pula dengan virus ini. Sebelum menerabas sistem komputer, penjahat Trojan akan mengunakan tipu daya dengan beragam rekayasa sosial (social hacking) agar korban menjalankan program jahat tersebut.

Trojan terkenal dengan target lembaga keuangan yang diberi perintah untuk mencuri data-data pribadi korban, termasuk membuat pintu belakang (backdoor) pada sistem korban.

Trojan memiliki sejumlah kemampuan, seperti menghapus, memblokir, memodifikasi, dan menyalin data serta mengganggu kinerja komputer atau jaringannya.

Jenis-Jenis Virus Trojan Horse

Virus Trojan adalah jenis malware yang sering kali disamarkan sebagai program yang berguna atau tidak berbahaya, tetapi sebenarnya memiliki tujuan jahat. Mereka dapat menyusup ke dalam sistem komputer kamu dan melakukan berbagai aktivitas merusak, mencuri data, atau memberikan akses jarak jauh kepada penyerang.

Berikut ini adalah jenis-jenis virus trojan horse yang perlu kamu ketahui:

Jenis Virus Trojan Horse yang Perlu Kamu Ketahui

1. Backdoor Trojan (Trojan Backdoor)

Backdoor Trojan, juga dikenal sebagai Trojan Backdoor, adalah salah satu jenis virus Trojan Horse yang dirancang untuk memberikan akses jarak jauh ke komputer yang terinfeksi oleh penyerang yang mengendalikannya.

Nama “backdoor” mengacu pada pintu belakang yang terbuka secara diam-diam ke sistem komputer yang terinfeksi, yang memungkinkan penyerang untuk masuk tanpa sepengetahuan atau izin pengguna.

Backdoor Trojan bekerja dengan cara yang sangat licik. Pertama, mereka masuk ke dalam komputer korban melalui berbagai metode, seperti email berbahaya, tautan yang mencurigakan, atau file yang diunduh dari internet. Setelah berhasil masuk, mereka mulai mengambil alih sistem tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Begitu terpasang, Backdoor Trojan membuka pintu bagi penyerang untuk mengakses komputer korban dari jarak jauh. Penyerang dapat mengendalikan komputer tersebut dengan cara yang sama seperti jika mereka berada di depannya secara fisik.

2. Exploit Trojan (Trojan Exploit)

Trojan Exploit adalah jenis virus Trojan Horse yang dirancang dengan tujuan khusus untuk memanfaatkan kerentanan (vulnerabilities) dalam perangkat lunak aplikasi yang berjalan di komputer korban.

Nama “Exploit” mengacu pada fungsinya yang mengexploitasi atau mengeksploitasi celah keamanan dalam sistem operasi atau perangkat lunak tertentu. Exploit Trojan bekerja dengan cara mengandung kode atau data yang dirancang untuk mengeksploitasi kerentanan tertentu dalam perangkat lunak komputer.

Ketika Trojan ini dieksekusi atau dijalankan oleh pengguna, kerentanannya akan dieksploitasi, yang dapat menyebabkan malware lain diunduh dan diinstal di komputer korban. Kerentanannya ini biasanya ada di perangkat lunak yang tidak diperbarui atau belum memiliki patch keamanan terbaru.

3. Rootkit Trojan (Trojan Rootkit)

Rootkit Trojan, juga dikenal sebagai Trojan Rootkit, adalah salah satu jenis Trojan Horse yang dirancang dengan tujuan utama untuk menyembunyikan aktivitas dan keberadaannya di dalam sistem komputer yang terinfeksi.

Nama “rootkit” berasal dari istilah “root” yang mengacu pada tingkat akses tertinggi dalam sistem operasi dan “kit” yang mengacu pada kumpulan alat atau program yang digunakan.

Trojan Rootkit bekerja dengan berbagai cara untuk menyembunyikan keberadaannya. Ini bisa termasuk mengganti file sistem yang kritis dengan versi palsu, mengubah catatan dalam registri sistem, atau memanipulasi proses sistem. Sebagai contoh, mereka dapat memodifikasi kernel sistem operasi atau driver perangkat keras untuk menyembunyikan aktivitasnya.

4. Trojan Banker

Trojan-Banker adalah salah satu jenis virus Trojan Horse yang dirancang khusus untuk mencuri data keuangan pengguna, seperti informasi akun bank, nomor kartu kredit, kata sandi perbankan, dan data penting lainnya yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Trojan-Banker adalah ancaman serius dalam dunia siber karena kemampuannya untuk merampok uang dan mengakses rekening bank pengguna.

Trojan-Banker dapat menyebar melalui berbagai metode, termasuk email phishing, tautan berbahaya, situs web palsu, atau melalui perangkat lunak yang sudah terinfeksi. Penyerang sering kali menggunakan teknik sosial engineering untuk mengelabui pengguna agar mengunduh dan menjalankan Trojan-Banker.

5. Trojan DDoS (Trojan Distributed Denial of Service)

Trojan DDoS (Trojan Distributed Denial of Service) adalah salah satu varian virus Trojan Horse yang memiliki tujuan khusus, yaitu untuk melakukan serangan Denial of Service (DoS) atau Distributed Denial of Service (DDoS) pada alamat situs web atau server tertentu.

Nama “Trojan DDoS” merujuk pada sifatnya yang dapat digunakan untuk membanjiri sumber daya komputer target dengan lalu lintas internet palsu, sehingga menyebabkan server korban lumpuh atau tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah.

Macam-Macam Jenis Trojan Horse

6. Trojan Downloader

Trojan Downloader adalah jenis Trojan yang dirancang untuk mengunduh dan menginstal perangkat lunak tambahan atau file berbahaya ke komputer korban. Biasanya, mereka bekerja dengan cara mengambil perintah dari server remote yang dikendalikan oleh penyerang.

Ketika diaktifkan, Trojan Downloader dapat mengunduh malware tambahan seperti Trojan, spyware, atau ransomware ke dalam sistem yang terinfeksi. Ini adalah langkah awal dalam menyebarkan serangan yang lebih luas.

7. Trojan Dropper

Trojan Dropper adalah jenis virus Trojan Horse yang digunakan untuk menginstal atau mengirimkan malware lain ke dalam sistem komputer yang terinfeksi. Mereka bertindak sebagai sarana pengantar atau penyebar untuk jenis malware yang lebih kompleks.

Saat dijalankan, Trojan Dropper akan mengekstrak dan menginstal payload atau komponen malware tambahan ke dalam sistem tanpa pengetahuan pengguna. Mereka sering berusaha menyembunyikan aktivitas mereka untuk menghindari deteksi oleh perangkat lunak keamanan.

8. Trojan FakeAV

Trojan FakeAV adalah jenis virus Trojan Horse yang berperilaku seolah-olah mereka adalah perangkat lunak antivirus yang sah. Mereka menunjukkan pop-up dan peringatan palsu kepada pengguna yang menyatakan bahwa komputer mereka terinfeksi oleh malware.

Kemudian, Trojan FakeAV akan memaksa pengguna untuk membayar untuk versi palsu dari perangkat lunak antivirus yang tidak berguna. Ini adalah bentuk pemerasan digital, di mana penyerang mencoba mendapatkan uang dengan cara menipu pengguna yang khawatir tentang keamanan komputer mereka.

9. Trojan GameThief

Trojan GameThief adalah jenis Trojan yang dirancang untuk mencuri informasi akun gamer online. Mereka memonitor aktivitas permainan pengguna dan mencuri data login dan kata sandi dari game online yang sedang dimainkan oleh pengguna. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk mengakses akun dan aset dalam permainan atau bahkan untuk menjualnya di pasar ilegal.

10. Trojan IM

Trojan IM adalah jenis virus Trojan Horse yang mengincar program pengiriman pesan instan seperti ICQ, MSN Messenger, AOL Instant Messenger, atau Skype.

Mereka memiliki kemampuan untuk mencuri data login dan kata sandi pengguna dari program tersebut. Penyerang kemudian dapat menggunakan informasi ini untuk mengambil alih akun pengguna dan mengirim pesan atau mencuri data pribadi.

11. Trojan Ransomware

Trojan Ransomware adalah jenis Trojan yang mengenkripsi data di komputer korban dan kemudian menuntut tebusan (biasanya dalam bentuk cryptocurrency) agar pengguna dapat mendapatkan kembali akses ke data mereka. Ini adalah salah satu jenis Trojan yang paling merusak, karena bisa menyebabkan kerugian data yang signifikan dan menimbulkan kerugian finansial kepada korban.

12. Trojan SMS

Trojan SMS adalah jenis virus Trojan Horse yang menginfeksi perangkat seluler dan dapat mengirim atau menyadap pesan teks. Mereka sering digunakan untuk mengirim pesan premium yang mengakibatkan biaya ponsel pengguna meningkat. Penyerang dapat mendapatkan keuntungan dengan mengirim pesan teks berbayar tanpa izin pengguna.

13. Trojan Spy

Trojan Spy adalah jenis virus Trojan Horse yang digunakan untuk memata-matai pengguna dengan berbagai cara. Mereka dapat mencatat keystroke pengguna, mengambil tangkapan layar, atau memantau aktivitas online. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi pribadi dan sensitif dari komputer korban dan mengirimkannya ke penyerang.

Jenis-Jenis Virus Trojan Horse

14. Trojan Mailfinder

Trojan Mailfinder dirancang untuk mencari dan mengumpulkan alamat email dari komputer korban. Informasi ini dapat digunakan untuk kampanye spam, phishing, atau untuk menjual alamat email ke pihak ketiga.

15. Trojan Clicker

Trojan-Clicker dirancang untuk mengakses sumber daya internet, seperti halaman web, dengan mengirimkan perintah yang sesuai ke browser. Mereka sering digunakan untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke situs web tertentu atau untuk melakukan serangan Denial of Service (DoS) pada server tertentu.

16. Trojan Proxy

Trojan-Proxy memberikan penjahat akses ke berbagai sumber daya internet melalui komputer yang terinfeksi. Mereka biasanya digunakan untuk mengirim email spam massal atau untuk mengalihkan lalu lintas internet melalui server proxy yang dikendalikan oleh penyerang.

17. Trojan PSW (Trojan Password Stealer)

Trojan PSW, atau Trojan Password Stealer, dirancang khusus untuk mencuri informasi akun pengguna seperti login dan kata sandi. Mereka mencuri data ini dari komputer yang terinfeksi dan dapat mengakibatkan pelanggaran keamanan yang serius jika informasi ini digunakan oleh penyerang.

18. Trojan Notifier

Trojan Notifier mengirimkan pesan pemberitahuan kepada penyerang ketika komputer yang terinfeksi berstatus online. Informasi seperti alamat IP, nomor port terbuka, atau alamat email dapat dikirimkan kepada penyerang. Informasi ini dapat digunakan untuk melacak aktivitas korban atau memicu serangan tambahan.

19. Trojan ArcBomb

Trojan ArcBomb adalah salah satu jenis virus Trojan Horse yang dirancang untuk menyebabkan gangguan serius pada sistem komputer korban dengan membanjiri hard disk dengan sejumlah besar data “kosong” yang tidak berguna. Nama “ArcBomb” mengacu pada fakta bahwa malware ini menciptakan “bom” arsip data yang dapat memicu kerusakan atau gangguan pada sistem target.

Trojan ArcBomb bekerja dengan menghasilkan dan menyimpan sejumlah besar data dalam bentuk arsip (misalnya, file ZIP) yang berisi data yang tidak berguna atau berisi karakter acak. Data ini biasanya sangat besar dan berlipat ganda dari kapasitas penyimpanan yang tersedia pada hard disk komputer target.

Tujuan utama Trojan ArcBomb adalah untuk mengonsumsi seluruh ruang penyimpanan yang tersedia pada hard disk korban. Dengan melakukan hal ini, Trojan ini dapat membuat sistem komputer menjadi lambat, tidak responsif, atau bahkan dapat menyebabkan crash pada komputer tersebut.

20. Trojan Remote Access

Trojan Remote Access adalah salah satu jenis virus Trojan Horse yang dirancang untuk memberikan penyerang akses jarak jauh ke komputer yang terinfeksi. Nama “Remote Access” merujuk pada kemampuannya untuk memungkinkan penyerang mengendalikan komputer dari lokasi jauh tanpa sepengetahuan atau izin pemilik komputer.

Trojan Remote Access biasanya disebarkan melalui email phishing, tautan berbahaya, atau melalui perangkat lunak yang telah terinfeksi sebelumnya. Ketika Trojan ini berhasil menginfeksi komputer target, ia akan bersembunyi di dalam sistem dan seringkali mencoba mengelabui perangkat lunak keamanan dengan berpura-pura menjadi bagian dari perangkat lunak atau proses yang sah.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan dari Teknatekno mengenai jenis-jenis Trojan yang perlu kamu ketahui sebagai usaha untuk mencegah terjadinya serangan malware bernama trojan ini. Semoga bermanfaat!

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like