Pengertian Strategi Bisnis Menurut Para Ahli dan Contohnya

Teknatekno.com – Apa yang dimaksud dengan strategi usaha atau strategi bisnis? Pengertian strategi bisnis adalah landasan utama yang memandu sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan dan visi perusahaan. Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks dan berubah-ubah, memiliki strategi yang tepat adalah kunci untuk bertahan dan tumbuh.

Kali ini Teknatekno akan menggali lebih dalam pengertian strategi bisnis, mendefinisikan peran pentingnya dalam mengarahkan pertumbuhan perusahaan, serta memberikan contoh-contoh strategi bisnis yang berhasil diadopsi oleh berbagai perusahaan terkemuka di berbagai sektor industri.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang strategi usaha, Teknozen akan mampu mengambil langkah-langkah strategis yang lebih cerdas dalam menghadapi tantangan bisnis kontemporer.

Apa itu Strategi Bisnis

Secara umum, pengertian strategi bisnis adalah berbagai jenis upaya untuk memastikan bahwa perusahaan dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pendapatan maksimum dan kesuksesan jangka panjang.

Strategi bisnis juga dapat diartikan sebagai upaya perusahaan untuk menerapkan aturan dan prosedur yang mencakup janji dan kegiatan. Keunggulan dalam persaingan bisnis dapat diperkuat dengan cara ini, sehingga tujuan bisnis dapat dicapai.

Memahami Pengertian Strategi Bisnis

Pengertian Strategi Bisnis Menurut Para Ahli

Berikuti ini pengertian strategi bisnis menurut beberapa ahli:

1. Stephanie K. Marrus

Menurut Stephanie K. Marrus pengertian strategi bisnis didefinisikan sebagai salah satu proses penentu rencana oleh para pemimpin puncak yang berfokus kepada tujuan jangka panjang organisasi, yang disertai dengan suatu penyusunan suatu cara atau upaya agar dapat mencapai sebuah tujuan.

2. James Brian Quinn

Pengertian strategi bisnis menurut James Brian Quinn merupakan sebuah pola atau rencana juga proses yang mengintregasikan tujuan-tujuan utama dengan kebijakan-kebijakan juga urutan-urutan aksi kedalam keseluruhan yang terkait.

3. William Hence

William Heance mendefinisikan pengertian strategi bisnis sebagai konsentrasi dari sumber-sumber pada peluang-peluang untuk mendapatkan keunggulan yang kompetetif.

4. Hamel dan Prahalad

Pengertian strategi bisnis menurut Hamel dan Prahalad merupakan suatu tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa yang akan datang atau masa depan.

Fungsi Strategi Bisnis

Fungsi Strategi Bisnis

Berikut ini beberapa fungsi dari strategi bisnis yang perlu kamu ketahui:

1. Membantu Perencanaan

Fungsi ini adalah seperti sebuah visi. Cara untuk memenuhi visi adalah melalui berbagai tugas yang mungkin dilakukan. Strategi ini ibarat misi yang akan dijalankan untuk mewujudkan tujuan tersebut.

2. Membedakan dengan Bisnis Lain

Sebuah bisnis harus memiliki sifat yang membuatnya berbeda dan lebih luar biasa dari bisnis lain. Keunikan ini akan membuat klien lebih tertarik dengan bisnis kami dibandingkan dengan bisnis lain.

3. Mengidentifikasi Kelemahan dan Kekuatan

Kekuatan dan kelemahan perusahaan harus diidentifikasi sebelum merumuskan strategi. Oleh karena itu, dimungkinkan untuk merumuskan strategi yang memanfaatkan aset-aset ini sambil juga mengatasi kelemahannya.

Menetapkan kekuatan dan kelemahan unik bisnis, serta cara terbaik untuk memanfaatkannya, dapat dicapai dengan menggunakan strategi ini.

4. Membuat Bisnis Lebih Efisien

Memiliki tujuan yang lebih jelas memungkinkan kita untuk membuat gerakan yang efisien. Adanya strategi bisnis ini akan membantu perusahaan untuk menggunakan sumber dayanya dengan baik sehingga bisnis menjadi lebih efisien.

5. Mengontrol Bisnis

Ketika sedang berjalan untuk mencapai tujuannya, tentunya kita akan melewati berbagai kendala. Terkadang ada keputusan sulit yang harus diambil.

Adanya strategi ini adalah untuk mengontrol agar perusahaan tepat pada jalan yang seharusnya. Keputusan yang diambil pun harus sebisa mungkin tidak semakin menjauhkan bisnis pada tujuannya.

Manfaat Strategi Bisnis

Manfaat Strategi Bisnis

Dengan menetapkan atau menjalankan strategi bisnis yang solid, maka suatu bisnis akan memperoleh manfaat maupun keuntungnan dari strategi bisnis seperti berikut ini:

1. Pedoman Tentang Pembangunan Bisnis

Strategi berbisnis dapat membantu wirausahawan untuk mengetahui arah perkembangan bisnisnya. Strategi ini memiliki pedoman pembangunan bisnis jangka panjang, meski dalam penerapannya itu dilakukan dengan langkah spesifik untuk jangka pendek.

2. Mengetahui Tingkat Keberhasilan

Sangat mungkin bagi pemilik bisnis untuk menentukan tingkat keberhasilan dari langkah-langkah yang telah mereka buat. Jika, misalnya, penjualan produk atau layanan tumbuh sebesar 20% tetapi peningkatan yang dimaksudkan adalah 35%, maka penilaian terhadap strategi yang diterapkan harus dilakukan.

3. Memenangkan Kompetisi

Dengan mengetahui beberapa data internal dan perusahaan pasar. Pelaku usaha akan semakin mampu mempromosikan barang dan jasanya secara efisien. Jika lawan tidak menerapkan strategi bisnis yang baik, kamu pasti bisa memenangkan persaingan dengan lebih mudah.

Tujuan Strategi Bisnis

Berikut adalah beberapa tujuan membuat strategi bisnis diantaranya yakni:

    • Untuk kelangsungan usaha dalam artian apabila perusahaan yang melakukan strategi bisnis yang unik serta strategi pemasaran yang baik akan membuat usahanya bertahan dan awet.
    • Dapat meningkatkan penjualan dan laba yang tidak dapat diikuti oleh para pesaing.
    • Dapat menciptakan produk, layanan, dan model bisnis baru karna mempunyai strategi atau ide yang akan direncanakan.

Jenis Strategi Bisnis

Jenis Strategi Bisnis

Berikut adalah macam-macam strategi bisnis yang bisa dipertimbangkan:

1. Strukturalis

Bisnis dengan strategi ini dibangun berdasarkan kondisi pasar saat ini. Contohnya adalah seperti menjual produk yang sudah dengan menjadi reseller. Meski menjual produk yang sudah ada, setiap bisnis tetap bisa menambahkan value pada produk dengan memberikan harga yang bersaing hingga pelayanan yang lebih baik.

2. Cost Leadership

Strategi ini mengharuskan kamu untuk menurunkan harga dari harga kompetitif tapi dengan kualitas produk yang tetap sama.

Tentunya semua orang akan siap memburu produk dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang sama. Dibutuhkan langkah-langkah tetap untuk menjalani strategi ini agar tidak menyebabkan kerugian.

3. Diferensiasi

Diferensiasi adalah strategi untuk menciptakan produk atau jasa yang benar-benar unik dan berbeda dengan produk yang sudah ada. Keunikan ini nantinya akan menambah value dari produk tersebut.

4. Price-Skimming

Price-skimming adalah penetapan harga tinggi untuk menutupi biaya awal produksi dan pemasaran suatu barang atau jasa. Nantinya setelah bisnis berjalan, pelaku bisnis bisa menurunkan harga ke angka yang lebih moderat.

Strategi ini bisa diterapkan pada perusahaan yang menawarkan produk baru yang memang belum memiliki pesaing sehingga pelanggan pun merasa wajar membayar harga tersebut. Ini bisa dikatakan sebagai strategi yang berkebalikan dengan cost leadership.

5. Akuisisi

Akuisisi adalah strategi membeli perusahaan lain untuk dapat mengembangkannya tanpa perlu memulai dari awal lagi. Perusahaan yang lebih besar akan mengakuisisi perusahaan yang lebih kecil dan kemudian mengembangkan dan memaksimalkan potensinya yang sudah ada.

6. Focus Strategy

Strategi ini memfokuskan pada segmentasi pasar yang dianggap paling potensial. Tentunya akan lebih efisien fokus pada satu pasar yang potensial dibandingkan dengan menerapkan strategi ke pasar yang terlalu luas.

Komponen Strategi Usaha

Komponen Strategi Usaha

Terdapat beberapa komponen yang harus terpenuhi dalam sebuah strategi bisnis:

1. Visi Bisnis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, strategi adalah misi yang diterapkan untuk mewujudkan sebuah visi. Jadi hal yang pertama harus ada tentu adalah visi atau tujuannya.

2. Nilai Inti Bisnis

Sebuah bisnis harus memiliki nilai inti atau core value, yaitu pedoman tentang hal apa saja yang tidak boleh dan boleh dilakukan oleh semua orang yang terlibat dalam bisnis tersebut.

Fungsinya adalah agar bisnis tetap bisa dijalani dengan lebih terarah dan tidak akan ada strategi yang diambil yang tidak sesuai dengan nilai inti tersebut.

3. Analisis SWOT

Seperti yang disinggung sebelumnya, dibutuhkan analisis untuk kekuatan dan kelemahan sebelum menyusun sebuah strategi. Ini bisa diketahui menggunakan analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, dan threats) yang merupakan analisis untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.

Setiap bisnis membutuhkan analisis ini agar dapat memaksimalkan potensinya dan mengantisipasi kendala yang mungkin dihadapi di kemudian hari.

4. Taktik

Taktik adalah salah satu komponen dalam strategi. Orang yang bertanggung jawab atas taktik harus paham bagaimana cara menghemat waktu dan tenaga agar pekerjaan dapat efisien.

Setiap detail pekerjaan dalam bisnis tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap langkahnya harus diperhitungkan dan akan dipilih langkah yang paling efisien.

5. Rencana Alokasi Sumber Daya

Alokasi sumber daya yang tepat juga akan memengaruhi efisiensi bisnis. Maka dari itu, strategi juga memuat rencana alokasi sumber daya yang sudah disusun sedemikian rupa agar alokasi sumber daya yang dapat efektif dan efisien.

6. Pengukuran

Strategi juga harus mencakup pengukuran yang nantinya bisa menilai apakah tujuan yang diinginkan tercapai atau tidak. Jadi nantinya kita bisa mengetahui apa hasil dari strategi yang diterapkan dan apakah strategi tersebut efektif atau tidak.

Contoh Strategi Bisnis

Contoh Strategi Bisnis

Berikut ini beberapa contoh strategi bisnis yang perlu kamu ketahui:

1. Cross Selling

Cross selling adalah teknik penjualan dengan cara menawarkan produk lain yang merupakan produk pelengkap dari produk utama. Ini merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan penjualan dari satu pelanggan tanpa perlu repot untuk mencari pelanggan baru.

Misalnya, saat kita menjual telepon, kita menawarkan kepada klien untuk membeli aksesori seluler tambahan dalam bentuk kasing dan earbud dengan harga lebih murah daripada membelinya satu per satu.

Contoh lainnya adalah paket combo yang biasa kita temukan di restoran cepat saji. Dibandingkan dengan hanya membeli satu burger, banyak orang yang lebih memilih paket burger yang dilengkapi dengan kentang goreng dan minuman.

2. Meningkatkan Customer Service

Ada banyak bisnis yang memiliki produk bagus, tapi tidak dengan pelayanan yang sepadan. Meskipun produk sudah bagus, belum tentu pengalaman pelanggan akan terus sempurna dengan produk tersebut, pasti ada saja yang akan mengalami masalah.

Salah satu cara meningkatkan customer service adalah dengan memiliki tim khusus yang memang akan mengurus keluhan pelanggan hingga mereka mendapatkan apa yang diinginkan.

3. Diferensiasi Produk

Strategi ini sudah disebut sebelumnya yang memang merupakan salah satu dari salah satu jenis strategi. Penerapan diferensiasi produk salah satu contohnya adalah produk Apple.

Meski bukan yang pertama meluncurkan ponsel, tapi dengan adanya sistem operasi berbeda yang mereka luncurkan membuat mereka mampu membanguna audiensnya sendiri.

4. Permainan Harga

Contoh permainan harga adalah dengan memberikan harga lebih murah dari harga yang ditawarkan oleh kompetitor tanpa mengurangi fitur dari produk.

Misalnya kamu menjual produk makanan yang sebenarnya tidak kalah bergizi dan enak dari produk kompetitor, kamu bisa menjualnya dengan harga yang lebih murah dengan cara mencari supplier bahan baku yang lebih murah.

5. Social Media Marketing

Social media marketing adalah salah satu strategi bisnis online. Tentunya sudah sangat banyak sekarang bisnis yang memanfaatkan media sosial sebagai salah satu media promosi. Memang cara yang satu ini merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Tingkatan Strategi Usaha

Tujuan komersial akan dicapai melalui implementasi yang efektif dari berbagai strategi efektif. Sementara semua karyawan, mitra, dan pemangku kepentingan atau organisasi perusahaan fokus pada tujuan komersial.

Kegiatan yang dilakukan, ditentukan oleh beberapa strategi yang sesuai dengan tingkat mereka dalam organisasi. Strategi bisnis dapat diklasifikasikan atau dikelompokkan menjadi 3 level, yaitu, sebagai berikut.

1. Tingkat Perusahaan

Tingkat perusahaan merupakan tingkat strategi bisnis tertinggi dan paling luas. Ini merupakan rencana bisnis yang menetapkan panduan tentang apa yang harus dicapai dan bagaimana cara mencapainya, misalnya goal visi dan misi perusahaan bisnis.

2. Tingkat Unit Bisnis

Tingkat unit bisnis adalah tingkat strategi tertentu yang diterapkan pada unit yang pasti berbeda untuk unit usaha yang berbeda. Unit mungkin dalam bentuk berbagai produk atau saluran yang memiliki operasi yang berbeda.

Unit-unit ini membentuk strategi untuk membedakan diri dari pesaing menggunakan strategi kompetitif dan menyelaraskan tujuan mereka dengan tujuan komersial umum yang didefinisikan dalam strategi tingkat perusahaan.

3. Tingkat Fungsional

Strategi tingkat fungsional ditentukan oleh beberapa departemen secara eksklusif. Hanya aktivitas dan pilihan sehari-hari yang diperlukan untuk memberikan rencana tingkat unit dan tingkat perusahaan.

Tujuannya untuk memelihara hubungan lintas departemen dan mematuhi tujuan fungsional perusahaan yang disertakan. Menggunakan software akuntansi, misalnya, memudahkan untuk melacak transaksi keuangan.

Kompetensi dalam Perencanaan Strategi Usaha

Kompetensi dalam Perencanaan Strategi Usaha

Untuk membangun strategi bisnis konseptual, diperlukan kemampuan atau keahlian berikut dalam menyusun strategi bisnis:

1. Identifikasi

Identifikasi menjadi proses analisis utama dalam memastikan seluruh faktor yang mempengaruhi strategi bisnis berjalan dengan matang. Proses ini lebih penting dan ditentukan oleh berbagai parameter untuk memulai analisis kebijakan.

2. Perkiraan

Perkiraan atau prediksi menjadi strategi bisnis berikutnya. Hal ini membutuhkan keahlian memperkirakan kondisi di masa yang akan datang. Masa depan memang tak bisa diidentifikasi, namun bisa diperkirakan. Prediksi ini tidak hanya didasarkan pada obyektifitas saja, melainkan perlu pertimbangan subyektif.

Dalam persiapan strategi perkiraan, perlu untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan yang terjadi dengan mengantisipasi berbagai perubahan. Antisipasi yang dilakukan membutuhkan berbagai pertimbangan ketidakpastian dan prediktor cukup sulit.

3. Inovasi

Inovasi dalam persiapan strategi ini cukup penting karena pada saat-saat yang semakin maju, masalah yang timbul semakin kompleks. Dalam konteks lingkungan dan berbagai sumber masyarakat, persiapan strategi ini harus menyelidiki berbagai strategi, tetapi masih dalam kemampuan masyarakat.

4. Evaluasi

Setelah mengidentifikasi, meramalkan, dan inovasi, maka lakukan evaluasi atau tes. Evaluasi tidak hanya menyiratkan berbagai instrumen logis, tetapi pada kenyataannya, ini membutuhkan analisis dan pertimbangan.

Dalam kerangka dinamis perumusan strategi, penilaian juga dapat mengumpulkan tidak hanya lingkungan dan berbagai sumber, tetapi juga perkiraan keadaan eksternal dan internal di masa depan.

5. Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan terkait dengan pemilihan strategi. Strategi alternatif yang dikompilasi dengan keterampilan inovasi atau selalu diuji sehingga keputusan pemilihan strategis dapat diambil. Periode ketidakpastian dapat menghasilkan pengambilan keputusan yang mengandung risiko.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa pengertian strategi bisnis adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan sasarannya. Hal ini nantinya akan memengaruhi semua hal terkait pengambilan keputusan yang akan berdampak pada bisnis.

Bagaimana sebuah bisnis akan dijalankan bergantung pada strategi ini. Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar pengertian strategi bisnis, manfaat, tujuan, komponen hingga contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Hai Saya schoirunn aktif menulis dan berkontribusi dalam berbagai media massa, seperti surat kabar sekolah, website, dan media sosial. Saya juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik dan magang di salah satu media nasional, yang membuat saya semakin memahami bagaimana dunia jurnalistik bekerja. Selain menulis, saya juga senang memotret dan merekam video. Saya percaya bahwa gambar dan video dapat memberikan dampak yang kuat dalam menyampaikan sebuah cerita. Sebagai seorang jurnalis muda, saya berkomitmen untuk selalu memperbaiki keterampilan saya dalam menulis, mencari sumber, dan melakukan wawancara yang berkualitas.

You might also like